Cara Pengobatan Skizofrenia Featured

Saturday, 23 March 2019 13:52 Written by  Published in Medis Read 2841 times

Skizofrenia merupakan gangguan mental yang terjadi dalam waktu yang panjang. Gangguan ini menyebabkan penderitanya mengalami halusinasi, delusi atau waham, kekacauan berpikir, dan perubahan perilaku.

Gejala tersebut merupakan gejala dari psikosis, yaitu kondisi di mana penderitanya kesulitan membedakan kenyataan dengan pikirannya sendiri.

Skizofrenia sering disamakan dengan psikosis, padahal keduanya berbeda. Psikosis hanya salah satu gejala dari beberapa gangguan mental, di antaranya skizofrenia.

Berdasarkan World Health Organization (WHO), diperkirakan lebih dari 21 juta orang di seluruh dunia menderita skizofrenia.

Penderita skizofrenia juga berisiko 2-3 kali lebih tinggi mengalami kematian di usia muda.

Di samping itu, setengah penderita skizofrenia diketahui juga menderita gangguan mental lain, seperti penyalahgunaan NAPZA, depresi, dan gangguan kecemasan.

Menurut hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Kementerian Kesehatan Republik Indonesia tahun 2013, diperkirakan 1-2 orang tiap 1.000 penduduk Indonesia mengalami gangguan jiwa berat, termasuk skizofrenia. Hampir 15 persen penderitanya mengalami pemasungan.

Ciri Khas Skizofrenia

Gejala skizofrenia pada dasarnya bervariasi berdasarkan jenis dan tingkat keparahannya. Meski demikian, ada beberapa gejala yang paling khas seperti:

Halusinasi
Orang yang terkena skizofrenia paranoid sering mendengar, melihat, mencium, atau merasakan hal-hal yang tidak nyata. Paling sering mereka mendengar suara yang jelas dari orang yang dikenal ataupun orang yang tidak dikenal. Suara ini mungkin akan memberi tahu penderita untuk melakukan sesuatu yang membuatnya tidak nyaman, seperti bunuh diri atau membunuh orang lain.

Delusi
Orang dengan skizofrenia paranoid juga mungkin memiliki keyakinan kuat akan suatu hal yang salah. Misalnya merasa orang lain ingin mencelakakan atau membunuh dirinya. Gejala skizofrenia yang satu ini akan berdampak langsung pada perilaku pengidapnya. Pikiran kacau dan ucapan membingungkan. Orang dengan kondisi ini sering kesulitan untuk mengatur pikiran mereka. Mereka mungkin tidak memahami apa yang Anda bicarakan saat Anda mengajaknya berbicara. Tidak hanya itu, ketika mereka berbicara, mereka sering mengeluarkan ucapan yang tidak masuk akan dan terdengar membingkungkan.

Sulit Konsentrasi
Pikiran yang karut marut membuat orang dengan kondisi ini kesulitan untuk berkonsetrasi atau fokus pada satu hal.

Gerakan Berbeda
Beberapa orang dengan kondisi ini sering nampak gelisah. Sering kali mereka melakukan gerakan yang sama berulang kali. Meski begitu, terkadang mereka dapat juga diam selama berjam-jam (katatonik).

Gejala Skizofrenia

  • Kurangnya minat pada hal-hal yang dulunya sangat disukai
  • Tidak peduli terhadap kebersihan dan penampilan diri
  • Penarikan diri dari lingkungan sosial, seperti teman dan keluarga
  • Kesulitan tidur atau pola tidur yang berubah
  • Sangat sensitif dan memiliki suasana hati yang tertekan
  • Tidak responsif terhadap lingkungan sekitar
  • Kurang motivasi dalam menjalani hidup, termasuk untuk menjalin hubungan dengan orang lain
  • Konflik pada pikiran, sulit membuat keputusan
  • Kesulitan untuk mengekspresikan dan memperlihatkan emosi
  • Ketakutan akan tempat umum yang ramai
  • Paranoia, seperti kecemasan berlebihan, percaya dirinya mempunyai kemampuan khusus atau mengidap penyakit tertentu yang sebenarnya tidak ada pada dirinya

 

Gejala di atas terkadang sulit dikenali karena biasanya umum terjadi pada remaja. Akibatnya, banyak orang menganggap jika gejala tersebut adalah hal yang lumrah sebagai fase remaja.

Pada pria, gejala penyakit ini biasanya dimulai pada awal puberitas hingga pertengah usia 20-an. Sementara pada wanita, gejala biasanya dimulai pada akhir usia 20-an. Anak-anak dan lansia di atas 45 tahun jarang memiliki kondisi ini.

Kemungkinan ada beberapa tanda dan gejala skizofrenia yang tidak disertakan di atas. Apabila Anda memiliki kekhawatiran tentang gejala skizofrenia, segera konsultasikanlah dengan ahlinya.

Penyembuhan
Atas izin Allah Subhanahu Wata 'Ala, skizofrenia bisa sembuhkan. Salah satunya dengan metode pengobatan Terapi Oksidan (Oxidant Releasing Therapy) dan ruq'yah di Bengkel Manusia. Alhamdulillah banyak pasien terobati dengan metode yang sudah teruji sejak zaman nabi ini.

Bengkel Manusia Bukan Sembarang Bekam...!

Berdiri Sejak 1999 | Pengobatan Diabetes, Ginjal, Jantung, Skizofrenia, Medis/Non Medis (Gangguan Gaib/Sihir) & Lain-lain | #STERIL #PISAUBEDAH #ANTIJARUM #ANTISILET | Alamat Pusat: Town House Anggrek Sari Blok G/2 Batam Kepulauan Riau Indonesia | Cabang: Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi | Tel./SMS/WA (+62) 813-2871-2147 Email: info@bekam.or.id | Melayani Panggilan Antarkota Dalam & Luar Provinsi - Luar Negeri | Menerima Pasien Rawat Inap dari Dalam dan Luar Negeri | Reservasi: Klik Di Sini...!