Konsep Dasar Manajemen Dakwah
Apa saja landasan dasar manajemen dakwah? Landasan normatif dari manajemen dakwah yaitu Al Qur'an dan hadis yang dijadikan pijakan.
Mengapa dakwah harus dilaksanakan dan diperjuangkan? Alasannya untuk memenuhi kewajiban seorang muslim, yakni berjuang.
Kejayaan peradaban Islam di masa lalu dapat dicapai umat Islam. Yakni dengan penerapan prinsip-prinsip manajemen yang bersumber dari Al Qur’an dan hadis.
Sebaliknya, kemunduran peradaban Islam disebabkan diabaikannya prinsip-prinsip Al Qur’an dan hadis tentang manajemen.
Pada dasarnya “ruh” manajemen yang profesional telah dicontohkan Allah dalam proses penciptaan dan pengaturan alam semesta.
Rasulullah mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Namun, saat ini prinsip-prinsip manajemen Al Qur’an dan hadis sering diabaikan dan kalah saing dengan teori-teori manajemen buatan manusia.
Akan tetapi, dewasa ini mulai dikenal manajemen syariah sebagai sebuah upaya “menggali kembali” ilmu manajemen Islam.
Terdapat perbedaan mendasar antara manajemen Islam dengan manajemen konvensional. Manajemen Islam bersumber dari Al Qur'an dan hadis.
Orientasinya pada keselamatan dan kesejahteraan umat manusia di dunia akhirat dan terikat dengan nilai-nilai tauhid.
Sedangkan manajemen konvensional bersumber dari hasil pemikiran manusia. Orieantasinya hanya untuk kesejahteraan di dunia dan kering dari nila-nilai spiritual.
Related Articles
Jurnalistik merupakan kegiatan penyiapan, penulisan, penyuntingan, dan penyampaian berita kepada khalayak melalui saluran media tertentu.
Kemerdekaan berpendapat, kemerdekaan berekspresi, dan kemerdekaan pers adalah hak asasi manusia yang dilindungi Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, dan Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia PBB.
Fungsi pedagogik sebagai ilmu dan kompetensi yang fokus terhadap pendidikan dan keguruan memiliki tujuan-tujuan tertentu.